Interaksionism Simbolik (Herbert Blumer)
Menurut Blumer istilah interaksionisme simbolik menuju pada sifat khas dari interaksi antar manusia. Kekhasannya adalah bahwa manusia saling menterjemahkan dan saling mendevinisikan tindakannya. Bukan hanya sekedar reaksi belaka dari tindakan terhadap tindakan orang lain. Tanggapan seseorang tidak dibuat secara langsung terhadap tindakan orang lain. Tetapi didasarkan atas makna yang diberikan terhadap orang lain itu. Interaksi antar individu ditengarahi oleh pengunaan simbol-simbol, interprestasi atau dengan saling berusaha untuk saling memahami maksud dari tindakan masing-masing, Ritzer (2003:52)
Secara ringkas Herbert Blumer mengemukakan tiga premis utama interaksionisme simbolik, dalam Poloma (2003:258).
1. Manusia bertindak berdasarkan makna-makna yang ada pada sesuatu itu bagi mereka.
2. Makna tersebut berasal dari ” interaksi sosial seseorang dengan orang lain”.
3. Makna-makna tersebut berkembang dan disempurnakan disaat proses interaksi sosial berlangsung.
Interaksionisme simbolik yang dikemukakan oleh Blumer mengandung sejumlah ”rot images” atau ide-ide dasar yang dapat diringkas sebagai berikut, dalam Poloma (2003:265) yaitu:
1. Masyarakat terdiri dari manusia yang berinteraksi. Kegiatan tersebut saling bersesuaian melalui tindakan bersama, membentuk apa yang disebut organisasi atau struktur sosial.
2. Interaksi terdiri dari berbagai kegiatan manusia yang berhubungan dengan kegiatan manusia lain.
3. Objek-objek tidak mempunyai makna yang intristik, makna lebih merupakan produk interaksi simbolik.
4. Manusia tidak hanya mengenal objek eksternal, mereka dapat melihat dirinya sebagai objek. Pandangan terhadap diri sendiri ini, sebagaimana dengan objek, lahir disaat proses interaksi simbolik.
5. Tindakan manusia adalah tindakan inter pretatif yang dibuat oleh manusia itu sendiri.
6. Tindakan tersebut saling dikaitkan dan disesuaikan oleh anggota-anggota kelompok, hal tersebut sebagai tindakan bersama yang dibatasi sebagai organisasi sosial dari prilaku tindakan-tindakan berbagai manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar